Tujuan utama Hibah Kemitraan Kakao Lestari adalah mendukung pengembangan industri kakao yang berkelanjutan di Indonesia serta memperbaiki pemasukan para pekebun, sehingga mereka maupun industri pengolah kakao mendapatkan manfaat yang setara. Hibah ini merupakan pendanaan bersama, artinya pengaju hibah dan MCA-Indonesia bersama-sama menyalurkan investasi untuk pelaksanaan proyek.

Tujuan Kemitraan Kakao Lestari dicapai melalui:

  • Pemanfaatan pendanaan yang signifikan dari sektor swasta dan akses ke jalur pemasaran dari para mitra untuk memastikan Indonesia menjadi sumber kakao jangka panjang berkelanjutan di pasar global;
  • Peningkatan produksi kakao untuk mempertahankan posisi pasar Indonesia sebagai respon tumbuh pesatnya permintaan kakao;
  • Perbaikan dan optimalisasi hasil/produk kakao dari pekebun rakyat dan peningkatan pemasukan;
  • Standarisasi harga kepada para produsen yang mencerminkan perbaikan dalam kualitas dan keberlangsungan; dan
  • Kontribusi secara langsung maupun tidak kepada pengurangan emisi gas rumah kaca dan/atau perbaikan pemencilan karbon.

 

PROSES SELEKSI

Dokumen terkait hibah ini dapat diunduh pada tautan di bawah ini:

PENERIMA HIBAH

  1. Konsorsium Swisscontact
    Proyek bertajuk Sustainable Cocoa Production for Green Prosperity (GP-SCPP) ini bertujuan menyediakan dukungan jangka panjang dan jasa yang diperlukan untuk mempertahankan produksi kakao yang tinggi, berkualitas baik, dan berkelanjutan. Lokasi proyek terletak di 14 kabupaten di Sulawesi Selatan (Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur), Sulawesi Barat (Mamuju, Mamasa, Majene, dan Polewali Mandar), Sulawesi Tenggara (Kolaka, Kolaka Utara, dan Kolaka Timur), serta Nusa Tenggara Timur (Sikka, Ende, Flores Timur, dan Sumba Barat Daya).
  1. Rainforest Alliance
    Proyek Cocoa Revolution yang diusung Rainforest Alliance dirancang untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga bagi lebih dari 8.000 petani penggarap kakao di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara; dan Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Untuk mengurangi kemiskinan, dilakukan upaya kolaborasi antara para pemain utama yang merepresentasikan rantai nilai kakao, baik di tingkat lokal maupun nasional, serta bekerjasama langsung dengan petani penggarap kakao di lokasi target.