Hibah Pembiayaan Bersama Energi Terbarukan adalah program yang berupaya untuk meningkatkan investasi proyek energi terbarukan swasta yang terkoneksi ke jaringan PLN yang disalurkan Fasilitas Kemakmuran Hijau MCA-Indonesia. 

Hibah ini ditujukan untuk Pembangkit Listrik Swasta (PLS), Promotor/Sponsor dari PLS, atau kelompok entitas yang memiliki proyek pembangunan pembangkit listrik energi terbarukan berskala komersial.

PROSES SELEKSI

 

Dokumen terkait hibah ini dapat diunduh melalui tautan berikut:

 

PENERIMA HIBAH

  1. PT Tombolo Energy
    Proyek PT Tombolo Energy ini bertujuan membangun pembangkit listrik mini hidro berkapasitas 2.4 MW untuk komunitas Tombolo Pao di Gowa, Sulawesi Selatan. Proyek ini telah beroperasi secara komersial, namun membutuhkan investasi tambahan untuk mengoptimalisasi produksi listrik. Hibah MCA-Indonesia memitigasi risiko operasi pembangkit listrik, meningkatkan ketersediaan pembangkit, dan mengadakan program pengembangan masyarakat di sekitar area proyek melalui mekanisme pembagian keuntungan.
  1. PT Sinar Agro Raya
    Proyek berada di wilayah Pabrik Kelapa Sawit Sinar Agro Raya. Proyek berkapasitas 1 MW ini bertujuan menangkap gas methan yang dilepaskan kolam Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dengan membangun penutup pada kolam tersebut. Gas methan yang ditangkap kemudian digunakan sebagai bahan bakar mesin gas untuk menghasilkan listrik yang akan didistribusikan oleh PT PLN ke warga Dusun Pangkalan Kerinci, Desa Rantau Baru/Sekijang, Kabupaten Pelawan, Provinsi Riau.
  1. PT Indomakmur Sawit Berjaya
    Proyek berlokasi di Dusun Rambah Hilir, Desa Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau dan ditujukan untuk menghasilkan listrik bagi masyarakat sekitar yang akan dialirkan oleh PT PLN. Proyek berkapasitas 1 MW ini dirancang untuk menangkap gas methan yang dilepaskan oleh kolam Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dan menggunakannya sebagai bahan bakar mesin gas guna menghasilkan listrik.
  1. PT Bahana Nusa Interindo
    Proyek berkapasitas 1 MW ini juga ditujukan untuk menangkap gas methan dari kolam Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit guna menghasilkan listrik khususnya bagi masyarakat Dusun Bangko Pusako, Desa Kepenghuluan Bangko Sempurna, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Proyek ini akan menjadi model percontohan di Indonesia dengan Perjanjian Jual Beli Listrik di bawah skema Pembangkit Listrik Milik Swasta.
  1. PT Selo Kencana Energi
    Proyek mini hidro Lubuk Gadang yang dikelola PT Selo Kencana ini berlokasi di Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Meski telah beroperasi secara komersial, kondisi pembangkit listrik berkapasitas 8 MW ini tidak optimal. Hibah MCA-Indonesia meningkatkan faktor ketersediaan dan kapasitas pembangkit listrik untuk mencapai level minimum yang disyaratkan Perjanjian Jual Beli Listrik. Proyek bermanfaat untuk mengurangi gangguan listrik, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan membuka lapangan kerja baru.
  1. PT Citra Metro Biccon Energi
    Proyek yang akan dibangun adalah Pembangkit Listrik Tenaga Biogas sebagai sumber listrik bagi warga Dusun Sungai Gelam, Desa Petaling Jaya, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Pembangkit berkapasitas 1 MW ini akan menangkap gas metan dari kolam Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit untuk menghasilkan listrik yang akan didistribusikan ke masyarakat oleh PT PLN. Pembangkit ini berlokasi di Pabrik Kelapa Sawit PT Biccon Agro Makmur.
  1. PT Sumber Daya Investasi
    Proyek mini hidro Koko Babak yang diusung PT Sumber Daya Investasi berlokasi di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pembangkit berkapasitas 0.9 MW tersebut ditargetkan beroperasi pada 2015, namun gagal karena kerusakan waterway akibat banjir. Hibah MCA-Indonesia bermanfaat untuk memastikan kelanjutan proyek tersebut. Pemilik proyek akan membuat program untuk membantu perempuan dan kelompok miskin bercocok tanam.
  2. PT Sumber Daya Investasi   
    Pembangkit listrik tenaga mini hidro Koko Kumbi ini tengah melangsungkan konstruksi ketika banjir melanda dan memicu kerusakan. Proyek berkapasitas 1.3 MW ini berlokasi di Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara. Hibah MCA-Indonesia membantu pelaksana program merenovasi pembangkit guna mencapai target operasi komersial. Ketersediaan listrik akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi komunitas lokal.