/assets/uploads/media/img/Proyek%20Kemakmuran%20Hijau(small).jpg
KEMAKMURAN HIJAU

Proyek Kemakmuran Hijau berupaya mengatasi tantangan penting bagi pertumbuhan ekonomi, serta mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mengurangi intensitas emisi karbon dan meraih masa depan yang lebih lestari.

Proyek Kemakmuran Hijau (Green Prosperity Project) adalah proyek di bawah naungan Compact Indonesia dengan Millennium Challenge Corporation (MCC) dan Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) yang bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan pada tingkat lokal di Indonesia. Tujuan proyek yang bernilai US $ 332,5 juta ini adalah:

  • Meningkatkan produktivitas pertanian dan peri-kehidupan rumah tangga dengan meningkatkan praktik-praktik tataguna lahan dan pengelolaan sumber daya alam.
  • Mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan pada emisi gas rumah kaca berbasis lahan dengan memperluas pendayagunaan energi terbarukan.

Untuk mencapai tujuan-tujuannya, Proyek Kemakmuran Hijau berupaya mengembangkan, mendanai, dan melaksanakan di tingkat kabupaten proyek-proyek pertumbuhan hijau yang mendorong kewirausahaan, memperkuat perencanaan tata ruang tingkat kabupaten, memperluas akses kepada energi terbarukan, serta meningkatkan prakarsa pemeliharaan lingkungan. Kegiatan-kegiatan utama Proyek Kemakmuran Hijau meliputi:

  • Perencanaan dan Tata-guna Lahan secara Partisipatif
  • Bantuan Teknis dan Pengawasan
  • Fasilitas Kemakmuran Hijau – pembiayaan hibah
  • Pengetahuan Hijau – berbagi pengetahuan

Proyek Kemakmuran Hijau diposisikan secara strategis guna mempertemukan mitra-mitra kunci keberhasilan pembangunan – pemerintah pusat dan daerah, para donor, sektor swasta, masyarakat sipil, dan masyarakat lokal – untuk berkolaborasi di dalam bentang alam tertentu di Indonesia agar usaha mereka dapat memberi dampak terbesar dalam jangka panjang. Membangun kemitraan publik-swasta akan merampingkan rancangan dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan proyek, dan meningkatkan kemungkinan keberhasilannya.

Mitra-mitra sektor swasta akan diundang untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek yang memperluas proyek-proyek yang telah ada, atau untuk melaksanakan proyek-proyek baru yang memperkenalkan model-model usaha yang inovatif dan dapat direplikasi di daerah-daerah lain. Proyek-proyek tersebut akan melibatkan masyarakat lokal dan pemerintah setempat dalam kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kejelasan dan pelaksanaan kebijakan-kebijakan dan peraturan-peraturan pemerintah yang mendukung pembangunan rendah karbon. Masyarakat akan meningkatkan pendapatan rumah-tangganya dan membangun kapasitas untuk pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Pendekatan holistik bentang alam Proyek Kemakmuran Hijau akan menjadi model pembangunan yang sangat relevan bagi Indonesia dan negara-negara lain.