SIARAN PERS

KEMEN PPPA dan MCA-Indonesia Sepakat Akhiri Kesenjangan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan

KEMEN PPPA DAN MCA-INDONESIA SEPAKAT AKHIRI KESENJANGAN AKSES EKONOMI TERHADAP PEREMPUAN

Ditayangkan : 21 Maret 2017

Jakarta (21/3) –Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerja sama dengan Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) membangun dialog kebijakan kesetaraan gender dan pemberdayaan masyarakat yang mendukung pengentasan kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi. Ini adalah langkah strategis Kemen PPPA bersama MCA-Indonesia dalam mewujudkan program unggulan Kemen PPPA ‘Three Ends’ yang ketiga, yakni akhiri ketidakadilan akses ekonomi terhadap perempuan yang sejalan dengan misi MCA-Indonesia mengentaskan kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi.

“Kerja sama dengan MCA-Indonesia ini mendukung implementasi pasca keterlibatan Indonesia pada rangkaian acara Komisi Status Perempuan (Commission on the Status of Women – CSW) 13-17 Maret lalu, di New York. Sebagai upaya peningkatan peran dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia, demi mewujudkan pembangunan yang responsif gender serta berkomitmen dalam pemberdayaan ekonomi perempuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak, Yohana Yembise.

Menteri Yohana menambahkan kesetaraan gender dalam perekonomian sangat penting dalam menciptakan kesejahteraan global yang adil bagi semua. Maka kerja sama ini diharapkan akan menjadi momentum penting untuk lebih meningkatkan koordinasi secara lebih sinergis dan optimal untuk melaksanakan percepatan pelaksanaan kebijakan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak dengan mengetengahkan pemberdayaan ekonomi perempuan untuk menjawab tantangan dan peluang baru sebagai titik awal kerja sama.

Dalam kegiatan ini, Kemen PPPA dan MCA-Indonesia menyusun kertas kebijakan tentang kesempatan ekonomi perempuan dalam ekonomi rendah karbon, mendukung pengarusutamaan gender dalam strategi perubahan iklim, dan merancang strategi nasional pelibatan laki-laki untuk peningkatan status kesehatan dan gizi keluarga melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), serta melakukan pertemuan konsultasi dan koordinasi dengan pembuat kebijakan dan masyarakat sipil terkait peningkatan kapasitas kewirausahaan perempuan, pengarusutamaan gender dalam energi terbarukan, dan pengelolaan sumber daya alam.

“Kesetaraan gender dan inklusi sosial adalah nilai yang diintegrasikan oleh MCA-Indonesia dalam melaksanakan seluruh kegiatannya sebagai pilar penting dalam strategi investasi yang berkesinambungan. Melalui kerja sama dengan Kemen PPPA, kami berkomitmen agar kesetaraan gender dapat menjadi bagian dari kebijakan pemerintah sehingga perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan setara untuk memperoleh manfaat dari pemberdayaan ekonomi. Isu kesetaraan ini semakin menjadi lebih krusial khususnya bila kita lihat tema IWD tahun ini ‘Changing World Of Work’ dan bagaimana perempuan dapat meresponnya secara positif,” ucap Direktur Eksekutif MCA-Indonesia, Bonaria Siahaan.

Dalam acara peringatan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2011-2014, Mari Elka Pangestu akan memberikan pidato tentang strategi baru pemberdayaan ekonomi perempuan dalam dinamika nasional, regional, dan global. Akan ada pula diskusi panel interaktif tentang tantangan dan peluang bagi pemberdayaan ekonomi perempuan. Para panelisnya adalah Helianti Hilman (CEO dan Pendiri Javara Indigenous Indonesia), Shinta Widjaja Kamdani (CEO Sintesa Group dan Penggagas Indonesia Business Coalition for Women Empowerment), Petty Fatimah (Pemimpin Redaksi Majalah Femina), dan Nani Zulminarni (Koordinator Nasional Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga).

Unduh siaran pers ini di sini: Siaran Pers (248 kb)

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Publikasi dan Media Kementerian Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : publikasikpppa@gmail.com
www.kemenpppa.go.id